Aktifkan backup otomatis setiap malam supaya data bisa dikembalikan bila terhapus.
Kesalahan bisa terjadi kapan saja: perintah hapus yang salah sasaran, migrasi yang gagal di tengah jalan, atau bug aplikasi yang menimpa data. Backup adalah jaring pengaman untuk semua situasi itu. Backup otomatis adalah add-on yang bisa diaktifkan di tab Backup, tersedia untuk PostgreSQL, MySQL, dan MariaDB.

Pilihan backup
| Paket | Harga | Isi |
|---|---|---|
| Backup 7 Hari | Rp10.000/bulan | Backup setiap malam, menyimpan 7 hari terakhir. |
| Backup 30 Hari | Rp20.000/bulan | Semua backup 7 hari terakhir, plus satu backup per minggu sampai 30 hari. |
Semua backup disimpan di penyimpanan terpisah dari server database. Bila server database mengalami masalah, backup tetap aman.
Memilih paket backup
- Backup 7 Hari cocok untuk sebagian besar aplikasi. Kesalahan biasanya disadari dalam beberapa hari.
- Backup 30 Hari cocok untuk data bisnis penting, atau bila kesalahan data bisa saja baru disadari beberapa minggu kemudian, misalnya saat tutup buku bulanan.
Mengaktifkan backup
- Buka tab Backup.
- Klik Aktifkan pada paket yang dipilih.
- Bayar faktur add-on. Backup pertama dibuat otomatis beberapa menit setelah pembayaran.
Setelah aktif, tab Backup menampilkan daftar titik pulih yang tersedia, lengkap dengan tanggal dan waktunya.
Memulihkan data
- Buka tiket dukungan di departemen Support.
- Sebutkan database yang ingin dipulihkan dan tanggal titik pulih yang dipilih.
- Tim kami memulihkan database ke titik tersebut dan mengabari kamu lewat tiket.
Pemulihan mengembalikan seluruh database ke kondisi saat backup dibuat. Data yang ditulis setelah titik itu akan hilang, jadi ekspor dulu data terbaru yang masih kamu butuhkan.
Memilih titik pulih yang tepat
Pilih titik pulih terakhir sebelum kesalahan terjadi. Contoh: bila data terhapus pada Rabu pukul 15.00, pilih backup Rabu dini hari, bukan Kamis. Bila kamu tidak yakin kapan kesalahan terjadi, ceritakan kronologinya di tiket agar tim kami membantu memilih.
Bila hanya sebagian data yang hilang
Kadang yang hilang hanya satu tabel, sementara data lain sudah bertambah sejak backup. Dalam situasi ini, memulihkan seluruh database bisa menghapus data baru. Sebutkan di tiket tabel mana yang bermasalah, agar tim kami bisa menyarankan cara pemulihan yang paling aman.
Backup mandiri
Selain backup otomatis, kamu tetap bisa membuat salinan sendiri memakai data koneksi dari tab Koneksi:
- PostgreSQL:
pg_dump - MySQL dan MariaDB:
mysqldump - MongoDB:
mongodump
Backup mandiri sangat disarankan sebelum melakukan perubahan besar, misalnya migrasi struktur tabel atau impor data dalam jumlah besar. Untuk MongoDB, karena add-on backup otomatis belum tersedia, jadwalkan mongodump secara rutin dari server aplikasimu.
Tanya jawab
Apakah backup memakan kuota storage database? Tidak. Backup disimpan di penyimpanan terpisah dan tidak dihitung ke kuota storage database.
Apakah backup bisa diunduh sendiri? Pemulihan dilakukan oleh tim kami lewat tiket. Untuk salinan yang bisa kamu simpan sendiri, gunakan backup mandiri seperti di atas.
Contoh: memulihkan setelah data terhapus
Misalnya pada Rabu siang seorang admin tidak sengaja menghapus semua data pesanan bulan ini.
- Hentikan sementara fitur aplikasi yang menulis ke tabel tersebut agar kondisi tidak semakin rumit.
- Buka tab Backup dan lihat titik pulih yang tersedia. Pilih backup Rabu dini hari.
- Ekspor data yang ditulis setelah backup, misalnya pesanan baru yang masuk Rabu pagi, dengan backup mandiri.
- Buka tiket di departemen Support. Sebutkan nama database, tabel yang terhapus, waktu kejadian, dan titik pulih yang dipilih.
- Setelah pemulihan selesai, masukkan kembali data yang tadi diekspor.
Semakin cepat kamu melapor, semakin mudah pemulihan dilakukan dan semakin sedikit data yang perlu dimasukkan ulang.
Menghentikan backup
Bila backup tidak dibutuhkan lagi, ajukan penghentian add-on lewat tiket di departemen Billing. Layanan database tetap berjalan, hanya backup otomatis yang berhenti.
Ringkasan
Aktifkan Backup 7 Hari untuk aplikasi umum, atau Backup 30 Hari untuk data bisnis penting. Pilih titik pulih terakhir sebelum kesalahan terjadi, ekspor data baru sebelum pemulihan, dan lapor secepatnya lewat tiket. Untuk MongoDB, jadwalkan backup mandiri dengan mongodump secara rutin.